Sunday, July 09, 2006

Winter and Night - SJ Rozan

Kategori: Legal/Action Thriller/Mistery/Horror
Winter and Nights (Luruh bersama daun-daun)
SJ Rozan
Serambi, April 2006
615 hal.
Rp. 64.900,00





Bill Smith, seorang detektif swasta dengan masa lalu yang suram, menerima telepon di tengah malam dari Kepolisian New York yang sedang menahan keponakan yang hampir 2 tahun tidak dilihatnya, Gary, seorang remaja berusia 15 tahun. Setelah dikeluarkan dari kantor polisi, Gary kembali menghilang di tengah-tengah gelapnya kota New York sebelum memberikan penjelasan apa-apa kepada pamannya itu.

Bill dan rekan-rekannya kemudian berusaha mencari si Anak Hilang itu. Pencarian akan Gary, tidak hanya menguak alasan-alasan mengapa Gary kabur, tapi juga membuka misteri akan masa lalu Bill yang suram. Hal itu juga membawa Bill ke salah satu daerah pemukiman elit di New Jersey, di mana ia menemukan salah satu teman Gary meninggal dunia. Masalah demi masalah bergulir sesudah itu. Ditambah lagi, Bill harus berhadapan dengan ipar-nya yang ternyata adalah seorang yang sangat membencinya!

Penyelidikan ini pun ternyata mengarah pada terungkapnya kejadian yang sama yang pernah terjadi di masa lalu, dan merupakan hal yang sangat sensitif bagi semua orang yang terlibat.

Sejak awal cerita, kita sudah dibuat bertanya-tanya oleh Rozan. Novel misteri yang sangat misterius. Tetapi sebenarnya, cerita yang ditawarkan berkesan “Hollywood” banget. Seorang detektif yang semasa mudanya bermasalah, tapi pada akhirnya bersikap sangat heroik, menyelamatkan orang-orang yang dicintainya. Hmmp…Sound familiar kan? Cerita-cerita sejenis seperti itu dapat kita tonton dalam film-film keluaran Hollywood. Standar abis.

Tetapi teuteeuup aja rasa penasaran membuat kita tidak dapat berhenti membaca. Saya sih jujur aja, lebih penasaran dengan masa lalunya Bill Smith, daripada misteri hilangnya Gary. Ini membuktikan bahwa Rozan berhasil menimbulkan rasa ingin tahu pembacanya. Di tambah lagi, kita diajak lebih mengenal sang detektif daripada kasus yang sedang diselidikinya.

Perlu digarisbawahi, buku ini tuh termasuk dalam tipe buku yang “susah untuk mulai, tapi susah berhenti kalau sudah mulai baca”. Jadi begitu mulai membaca, jangan coba-coba berhenti!

-nat-

2 orang yang berkomentar:

Anonymous said...

iya saya juga baru baca beberapa hari yang lalu..
dari gaya nya memaparkan aktivitas dll, yang ada di bayangan saya adalah seperti nonton film2 holiwud, saya juga sama koq lebih penasaran sama masa lalunya ya...
terutama helen adik bill

Anonymous said...

Oh iya. Saya juga pengen ikutan penasaran, boleh kan? aku daftar deh salah 1 yang penasaran :D, biar makin banyak yang nyasarrr :p